funkylove

Awal Pertemuan… (Bab I Lanjutan)

Di mall itu, kami memilih untuk bercengkeramah di Atmosphere, sebuah restoran unik di pinggir pantai yang menyediakan suasana romantis di malam hari, candle light dinner. Ah, wanita mana yang tidak menyukai candle light dinner? Hanya wanita tomboy, kurasa…

Tapi sayang, tempat seromantis ini kami pilih cuman untuk ngobrol dan minum.

”Disini sunsetnya keren banget yah, Nin. Kalo di Ujung Pandang palingan ngeliatnya dari Losari. Itupun ga sekeren ini”, kata Arif sambil memotret indahnya sunset dari berbagai sudut.
”Ada tempat yang lebih keren lagi. Berhubung di Bali ini memang kebanyakan pantai, jadi ada banyak tempat buat nikmatin sunset, misalnya tanah lot, uluwatu dan daerah jimbaran lainnya”
”Eh momennya pas nih buat foto siluet. Lo bantuin gue ya, gue mo narsis dikit bole kan?”
”Beres bossssss”

Kami segera turun sejenak ke pantai. Dengan membelakangi matahari yang mulai menghilang di balik lautan, Arif mengangkat kedua tangannya dan berpose ala Kate Winslet di film Titanic.

”Nin, motretnya ntar pas gue lompat yak?”

Tiba-tiba dia melompat, dan….. Dia jatuh! Kepalanya terjerembab ke belakang dan gayanya itu dengan sukses tertangkap oleh kamera.

”Rif elo ga papa?”, aku berlari kecil ke arahnya dan…. Arghhh batu sialan! Gubrak!

Selama sepersekian detik aku dan Arif saling berpandangan. Bibirnya yang indah seolah ingin menangkapku yang sedang menimpanya. Kami berciuman, sebelum akhirnya tersadar bahwa banyak mata yang sedang memandang ke arah kami.

”Eh, sori Rif. Tadi gue kesandung batu pas lari-lari”
”Ehm, ga papa kok Nin. Sori juga”
”Ya uda deh, kalo gitu. Mending kita balik ke atas yuk. Minumannya pasti uda siap”

Lalu kami kembali ke Atmosphere, dan disana Banana Rama dan Cafe Latte pesanan kami sudah dihidangkan di meja yang hanya diterangi cahaya lilin remang-remang. Sungguh romantis. Continue Reading »

funkylove

Awal Pertemuan… (Bab I)

Adalah sebuah siksa yang teramat sangat, ketika aku harus melupakan dia. Masih jelas bagaimana dulu aku pertama kali mengenalnya, bertemu dengannya, mencintainya dalam waktu kurang dari 24 jam, dan menyerahkan segalanya…

Mungkin aku adalah tipe wanita yang menyerahkan segalanya demi cinta. Ya, demi cinta! Aku bahkan bisa mencintai Arif hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Pertemuan yang begitu singkat, namun memberikan luka yang teramat dalam.

Waktu itu, kami menyusuri pantai bersama sepanjang sore, berjalan kaki ke mall, berhenti sejenak untuk ngobrol santai di sebuah warung kopi, dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk menikmati makan malam di sebuah kafe di pinggir jalan.

Mungkin jika bukan karena genggaman tangannya yang menghangatkanku saat kami menyusuri pantai, aku tidak akan mencintainya. Jika bukan karena kecupan hangat di bibirku, tentu aku tidak akan menjadi semakin gila. Ah… Jika saja malam itu aku tidak singgah di hotelnya, mungkin aku tidak akan berpikir untuk menyerahkan segalanya untuk Arif. Tapi semuanya telah terjadi, tidak ada lagi yang bisa kulakukan selain menyesalinya.

Menyesal? Ah, aku tidak yakin. Aku tidak sedang menyesal, tapi aku sedang tersiksa. Apa yang terjadi malam itu memang bukanlah akhir dari segalanya. Toh aku tidak hamil, apa yang harus kusesali? Toh bukan hanya aku yang melakukannya, kenapa aku harus takut dan menyesal? Tapi kenyataan bahwa aku dan Arif hanyalah berhubungan sebatas one night stand yang dilandasi oleh cinta bertepuk sebelah tangan itu tidak bisa dipungkiri. Lanjut

funkylove

Sudden Deafness dan Terapi Hiperbarik

Apa itu?

Sudden Deafness adalah ketulian yang terjadi secara mendadak.Penyakit ini menyerang koklea (rumah siput pada telinga).

Tanda-tandanya gimana?

Yang jelas tiba-tiba salah satu telinga merasa tuli ada ada suara mendenging/mendengung.

Continue Reading »

funkylove

Ketemuh mantan

Lucu juga, setelah sekian tahun ga pernah ketemu, tiba-tiba ketemu di depan hamster! Heh? Hihihi… Jadi tadi pas abis ngenet seharian di Tiara Dewata, aku nyempetin mampir ke petshopnya buat liat-liat baby hamster yang lucu-lucu dan dijual seharga enam puluh ribu rupiah ituh. Wohh kejam nian, hewan semungil ituh dijual enam puluh ribu!! Padahal kan umurnya belon sebulan… Padahal kan mereka lagi butuh gizi yang banyak! Huh… Ya udalah, di by pass aja masalah hamsternya.

Intinya adalah, tadi pas lagi ngobrol-ngobrol ama hamster-hamster ini, tiba-tiba ada yang manggil….

“Fen!”, teriaknya

Merasa ada yang manggil, tapi dengan jurus gengsi, aku ga noleh doooong….

“Woi Fen!”, teriaknya lagi

Kali ini aku noleh aja deh ke sumber suara itu. Dan…. seseorang pasang tampang senyum sambil lambai-lambai tangan ke arahku “hei Fen”

Arghhh, iyeee uda dengerrr! Huuuh, wong uda noleh gini masi juga dipanggil. Memangnya sayah budeg? Ohhh rupanya si mantan yang manggil-manggil dari tadi. Hihihi… Akhirnya kubales lambaian tangannya dan sedikit basa basi “Hei!”. Huh asli sumpah, aneh rasanya ngomong gitu sambil melambai-lambai dan ditonton banyak pengendara mobil dan motor yang berjejalan n berebut mo parkir…

Oke, acaranya lambai melambai selesai. Aku mending lanjutin liat-liat baby hamster yang lucu bin aneh ini. Ga lama kemudian tiba-tiba ada yang manggil lagi….

“Hei Fen…”, katanya halus.

Akupun noleh ke belakang dan aku liat si mantan ini uda ada di belakangku, sambil ditemenin ama sopirnya, ups, temennya…

“Ha? Oh… hei… sama sapa?, ujarku basa basi. Ga liat apaaaa kalo dia ituh sama temennyaaa? Oon yah!

“Ini, sama temen….”, ujarnya sambil senyum.

“Oh…. Mo ngapain kesini?”, tanyaku. Arghhh basa basi lagi deh… Heloooooooo… Ini supermarket sayang, ya jelas aja mau belanja di supermarket.

“Ini, mau nemenin temen. Eh aku abis kecelakaan lho 2 minggu yang lalu”, katanya

Penting yah???????

“Lho kok bisa? Dimana?”, aku nanggepinnya pake basa basi juga…

“Di Sukawati, pas baru pulang dari tempat kerjanya,…”, jawabnya sambil nunjuk-nunjuk batang idung temennya yang nyaris tak terlihat di kegelapan.

” Ini sampe luka semua dari sini sampe sini”, dia mulai cerita sambil nunjukin pipi kiri, tangan kiri sampe kaki kirinya yang katanya bekas luka ituh…

“ooooo…”

Datar! Sedatar nada DO di piano ponakanku yang sering dipencet2  ama adiknya selama beberapa detik. Datar kan?

“Sekarang kerja dimana? Masi di tempat dulu?”, aku lanjut nanya. Maunya sih diem, tapi ternyata dia masi enggan tuk pergi. Rupanya dia masih betah basa basi… Ato bingung cara pamitnya? Oh iya, dia ini dulunya pelukis, sarjana seni yang baru aja nyelesein studi akta IV nya….

“Aku udah ga kerja lagi…..” , jawabnya sambil cengengesan.

“oooo….”, lagi-lagi… datar.

“Ya udah deh sana duluan. Aku uda dari tadi disini, sekarang mau pulang”, aku berusaha mengakhiri basa basi ga penting inih…

“Eh gimana kabar kamu? Uda lulus?”, tanyanya.

Gubrakkk!!! Helooooooooooooooo… Aku kan uda ngusirrrr, kok masi nanya aja sihhhh? Aku ini mau ke Gramediaaaaaaaaaaa… Keburu tutup taukkk! Huh!!!

“Belum, ini lagi skripsi”

“Ya uda kalo gitu, aku duluan yah ke dalem….”, ucapnya sambil melangkah pergi..

Ahhh syukurlah… Akhirnya pergi juga.

Ada yang penting dari cerita ini? Ga ada kok… Cuman lucu aja.

Mantan. Bisa dibilang cinta pertamaku di Bali. Kuputusin sepihak….

Tiba-tiba dateng, hadir lagi…. Balikan lagi…. Dan lagi-lagi kuputusin sepihak dengan sedikit alasan ngacoku….

Sekarang tiba-tiba dia di depan mataku setelah setahun lebih ga ketemu….

Balikan lagi? Oh… Tentu tidaaaakkkkkkkk………….

*Apaan sih, ga penting banget*

Yah… seburuk apapun dirimu… sejahat apapun dirimu… Kamu tetap berhak memiliki cinta, kamu berhak disayangi dan dicintai dengan tulus, kamu berhak dimengerti….. Sama seperti aku, seberapa besar dosaku, aku tetap berhak menerima cinta, bukan?

*ya elahhh ini lagi ngomong apa sihhh ga nyambung ama atasnya*

funkylove

Hanya sebatas bayangmu

I knew I loved you before I met you
I think I dreamed you into life
I knew I loved you before I met
I have been waiting all my life

Itulah sepenggal bait lagu yang menemaniku malam ini. Ya, hanya lagu-lagu sendu nan melow yang lebih pantas dinyanyikan di depan orang yang sedang patah hati. Tapi aku? Ah… aku tidak patah hati! Aku jatuh cinta…

Pernahkah terbayang indahnya mencintai? Pernahkah terbayang bahagianya mencintai? Aku yakin, semua pernah membayangkan… Tapi, pernahkah mencintai bayangan? Mencintai seseorang, yang kita sendiri belum tentu bisa mendeskripsikannya dengan sempurna.

Dia ada, tapi dia hanyalah bayangan di mataku bahkan di hatiku. Dia nyata dan hidup, tapi dia hanya muncul sebagai bayangan dalam hidupku… Hanya sebatas itu…

Tidak, aku tidak gila. Aku tidak sedang mengejar bayanganku sendiri. Aku mengejar bayangannya yang jauh disana… Entah kapan aku bisa menemuinya.

 

Mungkin sekedar untuk bertatap muka, lalu aku akan pergi hingga akhirnya aku mampu mendeskripsikan bayangan itu dengan sempurna.

Mungkin sekedar bercengkeramah satu atau dua jam, lalu aku akan pergi hingga akhirnya aku bisa melengkapi bayangan itu lebih sempurna lagi.

Mungkin sekedar berkenalan, lalu aku akan pergi hingga akhirnya aku bisa menyebut namanya, bukan bayangan…

Ah, tentu sangat indah bila kesempatan itu datang…

 

Bagaimana bisa aku mendeskripsikan bayangan itu dengan sempurna bila ia tak ingin bertemu denganku?

Bagaimana bisa aku menjadikan bayangan itu lebih sempurna bila ia tak ingin berbicara padaku?

Bagaimana bisa aku menyebut namanya bila aku tak tau siapa dia?

Mungkin memang inilah jalan kita,

Mungkin disinilah tempatku…

Mungkin memang hanya bayangmu yang bisa kusentuh…

 

 

 

funkylove

Kangen…

Entah perasaan apa yang meracuni jiwa ini
Hatiku gundah tak menentu
Bayang-bayangmu yang slalu hadir di mimpi
Yang slalu membuatku tersenyum malu

Diam-diam aku merindukanmu
Mengharap kau datang mendekap asaku
Hingga kugapai surga mimpiku bersamamu
Dan bintang-bintang kan memancarkan sinar haru

Engkaulah malaikat hatiku
Belahan jiwaku yang mati oleh rindu
Rengkuhlah bayangku
Hingga merasuk dalam kalbuku

-fenny, 2008-

funkylove

Kontes Blog 2008

Kontes ini adalah kontes yang pertama kalinya di blog ini, jadi saya mohon maaf jika masih banyak kesalahan dan kekurangan pada kategori, persyaratan maupun hadiah-hadiah. Kritik dan saran sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas kontes berikutnya. Thx

 

^0^

Info Lombanya mana?

funkylove

Lagi males update…

Lagi males ngapa2in neh… Bawaan libur kali yeeee, pengennya bubu mulu… See ya tomorrow aja dah!

funkylove

Tidur yuk…

AKu uda mulai pusing cnut2 neh, mari kita bubu sajah…..

funkylove

Download IE7

Akhirnyaaa…. upgrade juga ke IE7. hehhehe… good bye IE6…

Next »